Membuat Keputusan Otomatis di Program
Untuk Jurusan Teknik Bodi Kendaraan Ringan (TBKR)
Kelas X SMK
Setelah mengikuti praktek ini, kamu akan mampu:
if sebagai "pengambil keputusan" dalam programif, elif, dan else dengan tepatand, or, dan notif dalam program diagnosa kerusakan bodi kendaraanLogika IF seperti keputusan teknisi di bengkel. Ketika melihat kerusakan, teknisi berpikir: "Kalau penyoknya dalam โ ganti panel. Kalau hanya goresan โ amplas dan cat ulang. Kalau ada karat โ las dulu, baru cat." Python melakukan hal yang sama!
if wajib diindentasi (tekan Tab 1ร). Ini tanda bahwa kode tersebut "milik" si if.
if dan else
Dua pilihan saja: "kalau ya, lakukan ini โ kalau tidak, lakukan itu." Seperti cek apakah penyok perlu ganti panel atau cukup ditarik.
if, diakhiri tanda titik dua :if wajib diindentasi (Tab 1ร) โ ini tanda "kode ini milik if"else dijalankan ketika kondisi if tidak terpenuhi โ tidak perlu menulis kondisi lagi> lebih dari ยท < kurang dari ยท == sama dengan ยท != tidak sama dengan ยท >= ยท <=if / elif / else
Saat ada lebih dari dua kemungkinan โ seperti tiga jenis kerusakan bodi yang membutuhkan penanganan berbeda-beda.
elif singkatan dari "else if" โ "kalau kondisi sebelumnya tidak cocok, coba kondisi ini"elif sebanyak yang dibutuhkan โ tidak ada batasnya.lower() mengubah huruf kapital menjadi kecil โ agar "KARAT" dan "karat" dianggap samaelse di akhir adalah jaring pengaman โ menangkap semua input yang tidak cocok dengan kondisi di atasnyaand / or / nested if
Membuat keputusan dari dua syarat sekaligus โ seperti sistem diagnosa otomatis di bengkel resmi yang mempertimbangkan jenis kerusakan, luas area, sekaligus usia kendaraan.
and โ kedua kondisi harus benar sekaligus. Contoh: karat dan luas > 200 โ baru dianggap kritisor โ cukup salah satu kondisi yang benar. Contoh: penyok atau gores โ keduanya masuk blok yang samaif di dalam elif. Indentasi bertambah satu level lagi untuk setiap lapisan baruif usia > 10 di baris terakhir berdiri sendiri โ Python selalu memeriksanya, tidak peduli hasil diagnosa sebelumnya| Simbol / Kata | Artinya | Contoh di Bengkel TBKR | Hasil |
|---|---|---|---|
== |
Sama dengan (perbandingan) | jenis == "karat" |
True jika benar-benar karat |
!= |
Tidak sama dengan | jenis != "penyok" |
True jika bukan penyok |
> / < |
Lebih besar / lebih kecil | luas > 100 |
True jika luas di atas 100 |
>= / <= |
Lebih besar/kecil atau sama | kedalaman <= 3 |
True jika 3 atau kurang |
and |
Kedua kondisi harus benar | jenis == "karat" and luas > 200 |
True hanya jika keduanya benar |
or |
Cukup satu kondisi benar | jenis == "penyok" or jenis == "gores" |
True jika salah satu benar |
not |
Membalik kondisi | not jenis == "karat" |
True jika BUKAN karat |
Kerjakan semua latihan di Pydroid 3 atau Pythonista 3 pada smartphone/tablet Anda!
Standar ketebalan cat bodi yang baik adalah 0.2 โ 0.5 mm. Buat program untuk mengecek apakah hasil pengecatan memenuhi standar.
______ dengan string seperti "Memenuhi Standar โ" atau "Tidak Memenuhi Standar โ".
Tambahkan satu elif baru pada program berikut untuk jenis kerusakan "retak" โ tentukan sendiri alat dan estimasi waktunya.
Modifikasi program Level 3. Tambahkan kondisi baru: jika luas > 300 dan usia > 15, tampilkan pesan:
luas ร 1500 dan tampilkan hasilnya dengan format Rp{biaya:,.0f}
Gabungkan semua Level (1, 2, dan 3) menjadi satu program diagnosa bodi kendaraan yang lengkap โ mulai dari input data, diagnosa, rekomendasi alat, hingga estimasi total biaya.
Setiap latihan yang telah kamu kerjakan WAJIB didokumentasikan dalam satu postingan di Blogger sebagai bukti pembelajaran.
Dokumentasikan semua hasil latihan (kode program, screenshot output, dan penjelasan) dalam satu postingan Blogger yang rapi dan menarik.
Pastikan postingan menggunakan judul persis seperti berikut:
if, elif, dan else dengan bahasamu sendiriif yang kamu buat sendiri (bebas, tapi tetap konteks bengkel TBKR)Setelah postingan dipublikasikan, kirim link lengkap postinganmu melalui Google Form berikut:
Bayangkan if sebagai keputusan teknisi di bengkel โ "kalau kondisi A, pakai cara ini; kalau kondisi B, pakai cara itu."
Sengaja buat kesalahan โ misal tulis if jenis = "karat" (satu =) lalu amati error-nya. Ini cara terbaik memahami perbedaan = dan ==.
Python membaca indentasi (Tab) untuk tahu kode mana yang "milik" si if. Kalau salah indentasi, program akan error atau hasilnya salah.
Berpasangan dengan teman: satu siswa mengetik kode, satu lagi mengarahkan logikanya. Bergantian setiap 10 menit.